info@indodcp.com
Jakarta, Indonesia
July 11, 2020

Film Miracle in Cell No. 7 Versi Indonesia Akan Tayang: Dari Vino G. Sebastian hingga Indro Warkop.

Pada Januari (31/01) lalu, Falcon Pictures sempat mengunggah video di akun instagram @falconpictures_ yang memperlihatkan sejumlah aktor dengan baju napi yang sedang ber-tiktok ria di dalam penjara.

Diketahui, mereka sedang menggarap re-make Film Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia. Ini jelas membuat heboh para penggemar, khususnya para pecinta film Korea.

Bagi yang belum tahu, film ini berkisah tentang kehidupan sedih seorang ayah 'bercacat mental' dan anak gadis kesayangannya yang harus terpisah karena ketidakadilan.

Film Miracle in Cell No. 7 adalah film asal Korea Selatan yang dirilis tahun 2013 dan sempat menjadi film terlaris di Korea pada masanya.

miracle in cell no7 versi indonesia digarap falcon picture1 - Film Miracle in Cell No. 7 Versi Indonesia Akan Tayang: Dari Vino G. Sebastian hingga Indro Warkop. - INDODCP - Your Cinema Solution
Cuplikan video Tiktok (31/01). Ada Vino G. Sebastian, Tora Sudiro, hingga Indro Warkop./ Dok: tribunnews.com

Film re-make MICN7 versi Indonesia ini disutradai oleh seorang sineas handal yang sudah dikenal oleh khalayak ramai. Ya, dia adalah Hanung Bramantyo.

Hanung pernah menghasilkan beberapa karya lain yang dinaungi Falcon Pictures juga. Katakan saja film kontroversial Benyamin Biang Kerok (2018), dan Bumi Manusia (2019) yang dipuji habis-habisan.

Film Miracle in Cell No. 7 Versi Asli

Dirilis pertama kali pada 23 Januari 2013, film MINCN7 langsung mendapatkan sambutan luar biasa dari para pemirsanya.

Dalam satu bulan penayangan, film ini berhasil menjaring hingga 10 juta penonton.

Dilansir dari laman boxofficemojo.com, terhitung hingga sekarang (10/07/20), pendapatannya mencapai US$82,1 juta, atau setara dengan Rp1,18 triliun.

Film yang berdurasi 127 menit ini berhasil menyabet sederet penghargaan dari Negeri Gingseng tempat asalnya sana.

Misalnya saja Korean Association of Film Critics Awards sebagai "2013 Films of the Year" dan Grand Bell Awards sebagai "2013 Best Screenplay".

MV5BZmE4ZWE3YzYtYTQwMi00NmM5LWE1NDQtZGNjYzhjYWJkMTFmXkEyXkFqcGdeQXVyNzEzNjU1NDg@. V1 SY1000 SX1000 AL - Film Miracle in Cell No. 7 Versi Indonesia Akan Tayang: Dari Vino G. Sebastian hingga Indro Warkop. - INDODCP - Your Cinema Solution
Adegan Kartika kecil yang tidak ingin ayahnya dibawa ke penjara./Dok: imbd.com

Ryu Seung-ryong memerankan tokoh ayah penyandang 'cacat mental' dengan penghayatan yang epik. Aktingnya ini berhasil membawanya mendapatkan penghargaan sebagai aktor terbaik di 50th Grand Bell Awards.

Tidak kalah hebat, pemeran lain seperti Kal So Won (si anak versi kecil), dan Park Shin Ye ( si anak versi dewasa) juga masuk ke dalam nominasi aktris pendatang baru dan aktris pendukung terbaik.

Alur cerita yang tidak menawan membuat film MINCN7 ini diadaptasi oleh sejumlah negara termasuk Indonesia, seperti: India, Filipina, Turkey, dan Brunei Darussalam.

Dicintai akibat kebolehannya yang mengaduk-aduk perasaan, film Miracle in Cell No. 7 ternyata terinspirasi oleh kejadian nyata.

Dikutip dari sebuah skripsi pada laman etd.repository.ugm.ac.id, film ini mempresentasikan situasi hukum Korea pada tahun 1972.

Diskriminasi tidak jarang diterima oleh kaum difabel dalam proses pelaksanaan hukum. Polisi bisa seenaknya menjebloskan mereka ke dalam penjara karena ketidakmampuan mereka membela diri.

Pembuat film ingin mengingatkan masyarakat bahwa masih ada ketidakadilan semacam ini.

Perbedaan pada Film Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia

Sebagai sebuah karya adaptasi, terkadang ada saja hal-hal yang perlu ditimbang-timbang. Begitu pula dalam versi Indonesia ini.

MV5BMGU4ZTI1MzItNzNkMy00NDgyLTk1ZWYtYjUwODY1MGY2YzU0XkEyXkFqcGdeQXVyNzEzNjU1NDg@. V1 SY1000 SX1000 AL - Film Miracle in Cell No. 7 Versi Indonesia Akan Tayang: Dari Vino G. Sebastian hingga Indro Warkop. - INDODCP - Your Cinema Solution
Adegan Kartika dewasa yang berusaha membuktikan bahwa ayahnya tidak bersalah. /Dok: imdb.com
  • Hukum

Versi asli garapan Le Hwan Kyung menerapkan unsur hukum di dalamnya dengan keberadaan tuduhan penculikan, pemerkosaan, hingga pembunuhan anak yang membuat si tokoh utama dipenjara.

Hanung tidak mau melibatkan hukum Indonesia di dalam filmnya.

"Ini keputusan atas saran dari penasihat hukum kita, jadinya kita meng-create hukum sendiri. Jadi memang hukumnya nggak sama dengan indonesia, karena akan sangat berisiko jika kita adopsi hukum negeri ini kita bawa ke film," jelasnya.

  • Cuaca

Pada film original, si anak komisaris polisi tewas akibat genangan air yang membeku di jalan.

Mengingat Indonesia adalah negara tropis, akan aneh jika latar tempat yang dipakai adalah negara dingin bersalju. Maka dari itu, Hanung mencoba mengeksplorasi ide agar filmnya terasa makin melokal.

Film Miracle in Cell No. 7 versi Indoensia akan tayang di bioskop tanah air pada tahun 2020. Namun belum ada informasi resmi mengenai tanggal perilisannya.

Tokoh utama yang 'cacat mental', Dodo Rozaq, akan diperankan oleh Vino G. Sebastian. Aktris cilik Graciella Abigail juga ikut berpartisipasi sebagai Kartika (anak tokoh utama) versi kecil.

Kartika versi dewasa akan dimainkan oleh aktris sekaligus penyanyi Mawar Eva de Jongh. Sedangkan Indro Warkop akan memerankan tokoh kepala gang.

Tampil pula aktris lain, seperti: Tora Sudiro, Bryan Domani, Indra Jegel, Rigen, dan Denny Sumargo yang akan memeriahkan film besutan Hanung Bramantyo ini.

Akankah film re-make Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia akan sukses di kalangan penikmat film?

Ikuti berita menarik tentang film di website indodcp.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Chat kami sekarang!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram