info@indodcp.com
Jakarta, Indonesia
July 12, 2020

Langkah-Langkah Untuk Melakukan Mastering DCP

Dunia penayangan bioskop semakin canggih dengan kehadiran format video terbaru yang dianggap lebih praktis karena memiliki keseragaman. Format video tersebut dinamakan DCP, yang menjadi salah satu syarat wajib sebuah video yang ingin masuk dan ditayangkan di dapur bioskop. Inilah mengapa Anda harus paham bagaimana melakukan mastering DCP agar video bisa ditayangkan oleh bioskop.

Mengenal Lebih Dalam Digital Cinema Package (DCP)

DCP atau yang sering disebut sebagai Paket Sinema Digital (Digital Cinema Package) adalah sebuah format khusus untuk file yang dikemas dalam sebuah DCP. DCP merupakan perangkat yang mirip seperti harddisk, dengan kemampuan penyimpanan file video berukuran sekitar 1 hingga 2 terabyte.

Sebuah file DCP berisi beberapa file yang akan ditayangkan di bioskop, seperti file film utama, trailer, peraturan dan larangan ketika di bioskop, video iklan, dan lain sebagainya. Biasanya rumah produksi mengirimkan DCP pada bioskop secara rahasia, dengan kode pembuka yang dikirimkan secara rahasia pula melalui email.

Setelah itu file DCP di copy ke perangkat bioskop untuk selanjutnya dilakukan scanning atau pemantauan film secara penuh untuk melihat apakah ada yang error. Jika tidak, berarti film siap ditayangkan, dan DCP siap dikembalikan pada rumah produksi yang mengirimkannya.

Bagaimana Cara Melakukan Mastering DCP?

Melakukan konversi pada format film biasa menuju ke DCP pastinya bukanlah perkara yang mudah, mengingat hasil output format DCP bisa berukuran sangat besar. Berbagai langkah melakukan mastering file DCP berikut ini bisa Anda jadikan referensi saat melakukan konversi mandiri :

1.   Persiapkan film atau video pendek yang ingin Anda konversi.

2.   Persiapkan format video berupa WAV file.

3.   Persiapkan berbagai peralatan konversi seperti laptop / PC dengan spesifikasi yang mumpuni, serta jaringan internet yang stabil.

4.   Persiapkan open source DCP software seperti OpenDCP.

5.   Film yang tadi Anda persiapkan, diekspor menjadi format 16-bit TIFF Sequence.

6.   Bukalah software open source DCP seperti yang telah Anda persiapkan tadi, lalu konversi format TIFF Sequence menjadi format JPEG2000.

7.   Open source software DCP tadi akan menyatukan file video berformat JPEG 2000 dengan file audio berupa WAV menjadi file MXF.

8.   Setelah itu software DCP converter tersebut akan menghasilkan output berupa 6 buah file berbeda yang akan dikenali oleh DCP server.

Kelebihan File Berformat DCP

Kelebihan dari file yang memiliki format DCP adalah file tersebut tidak akan rusak walaupun telah diputar berulang kali di bioskop. Inilah mengapa biaya mastering DCP seringkali cukup mahal, karena nilai ekonomis produk yang sangat tahan lama. Selain itu, biaya mastering DCP juga dipengaruhi oleh lama dan tingkat kerumitan konversi produk film yang bersangkutan.

Untuk bisa melakukan mastering DCP memang diperlukan kesabaran yang tinggi serta didukung peralatan yang super canggih. Jika Anda masih ragu untuk melakukan konversi format video biasa menjadi versi DCP secara manual, bisa menggunakan jasa mastering DCP.

Ada banyak sekali rumah post produksi yang bisa mewujudkan konversi film dengan format DCP dengan proses yang cukup praktis. Software yang mereka gunakan pastinya lebih canggih daripada open source software yang tersebar di internet.

Anda pun tinggal menyerahkan file film yang akan dikonversi kepada rumah jasa mastering file DCP. Setelah itu Anda tinggal menunggu berapa lama sebelum file yang Anda nantikan jadi.

Dengan mengetahui berbagai cara melakukan mastering DCP, pasti Anda tahu betapa pentingnya file tersebut di dunia penayangan film bioskop. Jangan lupa menyewa jasa mastering file DCP seperti www.indodcp.com untuk mendapatkan pelayanan konversi file ke format DCP terbaik dan paling berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Chat kami sekarang!
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram